Calon Menteri KIB II Tak Memuaskan


Jakarta – Beberapa nama calon menteri KIB jilid II telah menjalani seleksi. Namun diantara nama yang telah diperkirakan menduduki pos menteri tersebut dianggap kurang memuaskan.

Pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Sugeng Sarjadi Syndicate Sukardi Rinakit mengaku tidak begitu puas dengan figur-figur menteri. “Komposisi ideal memang 35 persen menteri lama dan 65 persen menteri baru yang terdiri dari wajah-wajah muda yang berwajah cerah, optimis, dan profesional,” ujarnya di Jakarta, Minggu (18/10).

Mantan tim sukses Sultan Hamengkubuwono ini dengan nada kecewa mengatakan, figur-figur para menteri baru itu kurang bisa memicu optimisme. “Selain itu, untuk proses rekrutmen menteri itu, terlalu menonjol kesan ‘pertunjukan’-nya,” ujarnya.

Meski, menurutnya seleksi menteri merupakan hak prerogatif presiden SBY. “Namun cara yang dipakai sekarang ini justru mendegradasi prinsip presidensialitas,” imbuh pria yang akrap disapa Cak Kardi ini.

Bahkan, dinilainya, proses seleksi itu terkesan tak ubahnya seperti “pertunjukan”. Selain itu, terlalu menonjolkan hal-hal yang terlalu teknis. “Misalnya saja tanpa tes kesehatan dan psikotes, juga sebetulnya tidak apa-apa. Kan kalau menteri sakit atau tidak bisa bekerja dengan baik, tingal ganti saja,” imbuhnya.

Sebanyak 30 menteri telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test), yang dibagi dua kelompok. Masing-masing pada Sabtu 17 Oktober dan Minggu di kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor.

Pada Sabtu sebanyak 16 calon menteri telah menjalani uji kelayakan dan kepatutan. Sedangkan Minggu, sekitar 14 calon menteri juga telah dipanggil ke kediaman SBY untuk tujuan yang sama.

Rencananya, pada Senin 19 Oktober, Presiden dan Wapres terpilih SBY-Boediono masih akan memanggil sejumlah calon menteri untuk menduduki jabatan di kabinet yang masih tersisa.

ke-30 calon menteri itu adalah Djoko Suyanto, Hatta Radjasa, Agung Laksono, Sudi Silalahi, Gamawan Fauzi, Sri Mulyani, Mohammad Nuh, Suryadharma Ali, Mari E Pangestu, Syarif Hasan, Tifatul Sembiring, Sutanto Kepala BIN, Salim Segaf Al Jufri, Jero Wacik, dan Muhaimin Iskandar.

Selanjutnya, Andi Mallarangeng, Djoko Kirmanto, Darwin Zahedy Saleh, MS Hidayat, Gusti Muhammad Hatta, Suharna Surapranata, Linda Agum Gumelar, Patrialis Akbar, Nila Djuwita Moeloek, Gita Wirjawan, Zulkifli Hasan, Helmy Faisal Zaini, Mustafa Abubakar, Suharso Monoarfa, dan EE Mangindaan. [*/jib]

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s